Contoh Teks Laporan Tentang Flora Dan Fauna


Contoh Teks Laporan Tentang Flora Dan Fauna – Laporan merupakan suatu bentuk hasil dari sebuah pengamatan yang telah dilakukan dan memiliki tujuan untuk menginformasikan hasil yang didapatkan tersebut kepada para orang banyak. Berdasarkan pengertian tersebut, teks laporan merupakan bentuk tulisan yang menjelaskan suatu fenomena hasil dari pengamatan kepada para pembacanya.



Teks laporan juga biasa disebut dengan teks klasifikasi. Ini karena teks laporan mengklasifikasikan sesuatu berdasarkan kriteria yang tertentu. Contoh teks ini tidak jauh berbeda dengan teks deskripsi namun yang membedakan hanyalah sifatnya. Apabila teks deskripsi biasanya membicarakan hal-hal khusus, teks laporan justru membicarakan fenomena atau hal umum yang jauh lebih luas.

Baca juga: Teks Laporan Tema Lingkungan

Struktur Teks Laporan

  1. Pernyataan umum atau klasifikasi pada awal paragraf
  2. Paragraf yang memiliki isi aspek-aspek yang dilaporkan

Ciri-Ciri Teks Laporan

  1. Laporan yang ditulis berdasarkan fakta
  2. Bersifat objektif
  3. Hasil laporan ditulis secara lengkap dan sempurna
  4. Tidak mengandung unsur-unsur menyimpang seperti propaganda
  5. Laporan disuguhkan secara menarik, baik itu dalam hal tata bahas yang jelas, isinya yang berbobot, ataupun susunan teksnya yang logis.

Langkah-Langkah Membuat Teks Laporan

  1. Membuat judul teks laporan berdasarkan sebuah objek yang sedang kita amati.
  2. Membuat kerangka karangan.
  3. Mengembangkan ide-ide yang terdapat di dalam kerangka karangan dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan pendukung yang berdasarkan hasil pengamatan.
  4. Membuat kesimpulan

Contoh Teks Laporan

Untuk lebih jelasnya, selanjutnya kami akan memberikan beberapa contoh teks laporan flora dan fauna untuk anda. Berikut dibawah ini adalah beberapa contoh teks laporan yang mungkin bisa anda jadikan sebagai referensi:

Contoh 1 (Pertama)

Burung Merpati



Burung merpati merupakan salah satu hewan dalam aves yang paling banyak tersebar hampir di seluruh dunia. Hampir diseluruh dunia dapat ditemukan burung merpati kecuali antartika. Hal ini dikarenakan kemampuan adapatasi burung merpati ini sangat sempurna sehingga mereka bisa hidup di mana saja seperti di hutan, di perumahan dan bahkan di tengah kota-kota besar.

Burung ini termasuk kedalam kelompok burung yang memiliki ukuran sedang. Panjang burung merpati dewasa bisa mencapai 25 sampai 30 cm dan beratnya sekitar 750 gram sampai 800 gram. Bahkan di beberapa daerah tertentu ada pula merpati yang memiliki bobot hampir mencapai 1 kg. Hal ini dikarenakan mereka merupakan merpati peliharaan manusia.

Burung merpati mempunyai beragam jenis warna, seperti putih, coklat, hitam atau perpaduan warna-warna tersebut. Bentuk paruhnya agak kecil dan lurus sehingga memungkinkan mereka untuk memakan makanan yang memiliki ukuran kecil seperti misalnya biji-bijian (jagung, beras, dan serangga-serangga kecil seperti jangkrik dan belalang). Salah satu kelebihan lainnya dari burung merpati, yaitu burung ini mampu mengenali rumahnya meskipun mereka sedang terbang atau diterbangkan ke tempat yang sangat jauh. Ini dikarenakan burung merpati mempunyai sensor di dalam hidungnya sehingga mereka mampu mengenali bau rumahnya sendiri.

Burung merpati merupakan hewan monogami. Hal ini berarti burung merpati hanya mempunyai 1 pasangan saja yang dapat berkembang biak dengan cara bertelur. Dalam sekali bertelur, burung ini dapat menghasilkan 5 sampai 7 butir telur yang kemudian akan dierami sampai menetas oleh induknya.

Manusia sudah lama berinteraksi dengan burung merpati, bahkan pada zaman dulu sebelum adanya telephone, mereka menggunakan burung merpati untuk mengirim informasi atau kabar ke tempat yang cukup jauh.

Manfaat burung merpati pun telah beralih, yang awalnya sebagai alat komunikasi kini menjadi sumber makanan dan hewan peliharaan. Walaupun daya adapatasinya dan reproduksinya cukup baik, kita harus tetap melestarikan burung merpati.



Leave a Reply

Your email address will not be published.