Rumus IF Pada Excel Untuk Semua Kondisi


Jika nilai sel D2 Lebih dari 60, maka menghasilkan nilai ” LULUS “, namun jika tidak lebih dari 60, maka menghasilkan nilai ” GAGAL “. Hasil evaluasi nya adalah ( True ), maka ditulis ” LULUS “.



IF ( D5 > 60, ” LULUS “, ” GAGAL ” )

Jika pada sel D5 bernilai lebih dari 60, maka bearti ” LULUS “,  akan tetapi jika tidak lebih dari 60, maka hasilnya ” GAGAL “.Hasil evaluasi nya adalah ( False ) maka tertulis ” GAGAL “.

IF ( D2 >= 90, “A”, IF ( D2 >= 80, “B”, “C” ) )

Jika pada sel D2 lebih dari atau sama dengan 90, maka menghasilkan nilai A, namun jika tidak lebih dari atau sama dengan 90, evaluasi lagi D2 apakah lebih dari atau sama dengan 80. Jika D2 lebih dari atau sama dengan 80, maka nilainya B, dan jika tidak maka nilainya C. Hasil akhir berdasarkan contoh di atas adalah A.

IF ( D3 >= 90, “A”, IF ( D3 >= 80, “B”, “C” ) )

Jika sel D2 lebih dari atau sama dengan 90 maka nilainya A, namun jika tidak lebih dari atau sama dengan 90, evaluasi lagi D2 apakah lebih dari atau sama dengan 80. Apabila D2 lebih dari atau sama dengan 80 maka menghasilkan nilai B, jika tidak nilainya adalah C. Berdasarkan contoh di atas nilai akhirnya adalah B.

Baca juga: Cara Menghitung Gaji Karyawan dengan Rumus

Demikian artikel mengenai rumus IF pada Microsoft Excel. Semoga apa yang kami sampaikan di atas bisa memberikan pengetahuan yang bermanfaat untuk Anda.



Leave a Reply

Your email address will not be published.