Rumus IF Pada Excel Untuk Semua Kondisi




Pada contoh di atas, rumus rumus IF Microsoft Excel yang dipakai pada sel F2 adalah:

=IF(E2 >140,”LULUS“,”GAGAL”)

Penjelasannya jika sel E2 atau jumlah nilai bernilai lebih dari 140 maka lulus, begitu juga sebaliknya. pada kolom keterangan akan menghasilkan teks ‘GAGAL’ lantaran uji logika pada suatu sel tidak lebih dari 140.

Pada contoh sebelumnya, fungsi IF hanya melakukan 1 kali evaluasi atau uji logika. Jika ingin melakukan uji logika beberapa kali, rumus yang kita pakai adalah dengan rumus IF bertingkat.

Baca juga: Cara Mengatur Tabel Di Microsoft Excel

Baca juga: Cara Menghitung Rumus Persen di Excel

Rumus IF Ganda atau Bertingkat

Rumus iF juga dapat dimasukkan ke dalam fungsi IF lainnya. Oleh karenanya rumus ini sering disebut sebagai rumus IF ganda, rumus IF bertingkat, rumus IF bersarang ataupun rumus IF bercabang. Dalam istilah lain rumus ini juga dikenal dengan istilah Nested IF Function.



Penerapan rumus IF ini maksimal hanya bisa dipakai hingga 64 cabang saja. Untuk lebih jelasnya silakan simak contoh di bawah ini:

Pada contoh di atas, rumus IF ganda Excel yang dipakai pada sel F2 adalah:

=IF(C2>60,IF(D2>60,”LULUS“,”GAGAL”),”GAGAL”)

Rumus di atas melakukan uji logika ganda pada 2 sel sekaligus secara bertahap. Jika C2 lebih dari 60, maka lakukan uji logika dengan rumus IF kedua. Jika C2 tidak lebih dari 60, maka hasilnya ‘GAGAL’.

Pada rumus IF tingkat kedua, jika D2 lebih dari 60 maka hasilnya ‘LULUS’. Jika tidak maka hasilnya adalah ‘GAGAL’. Hasil akhir dari fungsi IF di atas adalah ‘LULUS’. C2 dan D2 sama-sama lebih dari 60.

Lalu perhatikan pada contoh nomor 4. Pada gambar di atas, nomor 4 rumus IF yang dipakai pada sel F5 adalah:



=IF(C5>60,IF(D5>60,”LULUS“,”GAGAL”),”GAGAL”)

Dari rumus di atas menghasilkan nilai ‘GAGAL’. Sebab pada rumus IF kedua, nilai dari D6 adalah 60, sehingga tidak lebih dari 60. Untuk contoh fungsi IF lain bisa dilihat pada gambar di bawah.

Keterangan:



IF ( D2 > 60, ” LULUS “, ” GAGAL “)

Jika nilai sel D2 Lebih dari 60, maka menghasilkan nilai ” LULUS “, namun jika tidak lebih dari 60, maka menghasilkan nilai ” GAGAL “. Hasil evaluasi nya adalah ( True ), maka ditulis ” LULUS “.

IF ( D5 > 60, ” LULUS “, ” GAGAL ” )

Jika pada sel D5 bernilai lebih dari 60, maka bearti ” LULUS “,  akan tetapi jika tidak lebih dari 60, maka hasilnya ” GAGAL “.Hasil evaluasi nya adalah ( False ) maka tertulis ” GAGAL “.



Leave a Reply

Your email address will not be published.