Cara Menghitung Pajak Pertambahan Nilai


Menghitung PPN – Banyak sekali macam-macam dan jenis pajak yang dapat anda ketahui di indonesia . Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Rumus cara menghitung pajak pertambahan nilai . Pengertian PPN (Pajak Pertambahan Nilai)  adalah pajak yang telah dikenakan  untuk  setiap pertambahan nilai dari suatu barang dan jasa dalam peredarannya dari produsen untuk konsumen.



Dalam bahasa inggris, PPN biasa disebut VAT (Value added Tax) atau GST (Goods and services tax). PPN termasuk salah satu jenis pajak yang tidak langsung, dalam arti pajak tersebut disetor dari pihak lain atau para pedagang  yang bukan termasuk penanggung pajak atau dengan kata lain , penanggung pajak tidak akan menyetorkan langsung pajak yang telah ia tanggung.

Mekanisme cara untuk dapat menghitung pajak pertambahan  nilai yaitu pemungutan, penyetoran dan pelaporan PPN ada dalam pihak produsen atau pedagang sehingga telah muncul istilah PKP atau yang biasa disebut Penghasilan kena pajak.

Baca juga: Menghitung Harga Pokok Produksi

Cara menghitung PPN (Pajak Pertambahan Nilai)  dan PPNBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah) . PPN dan PPNBM yang terutang dapat dihitung dengan cara mengalikan Tarif pajak dengan DPP (Dasar Pengenaan Pajak) .



Leave a Reply

Your email address will not be published.