Pengertian Teks Eksplanasi Lengkap Beserta Strukturnya


  • Memuat informasi berdasarkan fakta
  • Mengulas informasi yang bersifat ilmiah
  • Bersifat informatif dan tidak mempengaruhi para pembaca untuk mempercayainya
  • Adanya sequence markers seperti pertama, selanjutnya, terakhir atau pertama, kedua, ketiga, dan lain sebagainya
  • Lebih fokus pada hal umum (generic) buka patisipan manusia (nonhuman participan) seperti misalnya tanah longsor, gempa bumi, bumi, dan hujan
  • Kebanyakan menggunakan kata kerja material dan relasional (kata kerja aktif)
  • Menggunakan konjungsi waktu dan kausal, contohnya : jika, bila, sehingga, sebelum, pertama, dan kemudian
  • Menggunakan kalimat pasif
  • Teks eksplanasi disusun untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang dijelaskan tersebut memang benar adanya

Setelah memahami tentang pengertian teks eksplanasi, tujuan, kaidah kebahasaan dan strukturnya. Pembahasan berikutnya, kami akan memberikan beberapa contoh teks eksplanasi beserta strukturnya. Berikut adalah penjelasan selengkapnya



Contoh Teks Eksplanasi

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Banjir

Pernyataan Umum (Pembuka)

Banjir yang sering terjadi di Indonesia merupakan masalah yang serius, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Masalah banjir harus segera di atasi supaya efeknya tidak merusak dan merugikan masyarakat. Namun kita tidak bisa sepenuhnya memberikan tanggung jawab kepada pemerintah. Karena masyarakat mempunyai peran besar dalam masalah ini.

Deretan Penjelas (isi)

Banjir yang terjadi di Jakarta disebabkan oleh lokasi geografis Jakarta yang lebih rendah. Disamping itu, kepadatan penduduk di Jakarta juga sangat tinggi. Hal ini menyebabkan lahan kosong kemudian menjadi lahan perumahan, sehingga sudah tida ada lagi tempat untuk penyerapan air.

Selain itu, kebanyakan warganya masih membuang sampah sembarangan ke dalam sungai sehingga akan menghalangi aliran sungai. Faktor tersebut adalah penyebab utama banjir di Jakata ketika hujan datang.

Untuk mencegahdan menanggulangi banjir ini tentu harus ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat pada umumnya. Sangat diperlukan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak untuk menghindarkan Jakarta dan kota-kota lainnya dari banjir.

Beberapa tindakan yang bisa mencegah banjir adalah sebagai berikut :

  • Membuat lubang untuk penyerapan air
  • Menambah ruang terbuka hijau
  • Mengubah perilaku masyarakat kita agar tidak membuang sampah sembarangan

Penutup (Interpretasi)

Patisipasi seluruh elemen masyarakat harus dilakukan kerja sama yang baik supaya bisa berjalan efektif. Penanggulangan banjir ini dilakukan secara bertahap mulai dari pencegahan, selama banjir dan pemulihan pasca banjir.