Pemahaman Dasar Metode Penelitian Campuran


Metode Penelitian Campuran – Sebuah penelitian harus dilakukan dengan mengikuti aturan atau kaidah yang berlaku agar hasil dari penelitian dapat dikatakan valid. Untuk itu, dalam melaksanakan penelitian harus menerapkan metode yang berguna sebagai landasan ilmiah agar dapat mengusung konsep rasional, sistematis, dan empiris.  Selain itu, ketika melakukan penelitian memerlukan data utama yang perlu diperhatikan sebagai sebuah masalah penelitian. Data penelitian memiliki kriteria tertentu agar valid, reliable, dan obyektif.



Beberapa jenis penelitian secara umum memerlukan aturan-aturan dasar tersebut dan tak terkecuali pada jenis metode penelitian campuran. Pada metode penelitian campuran dapat dikatakan sebagai penelitian kombinasi karena mengombinasikan atau mengasosiasikan bentuk kuantitatif dan bentuk kualitatif. Penelitian metode campuran adalah suatu metode penelitian yang melibatkan pemakaian 2 metode, yaitu metode penelitian kuantitatif dan metode kualitatif dalam studi tunggal atau satu penelitian.

Penelitian campuran lebih kompleks bila dibandingkan dengan penelitian yang lainnya. Hal ini karena tidak hanya sekedar mengumpulkan dan menganalisis dua jenis data, tetapi juga melibatkan fungsi dari penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif sehingga secara keseluruhan lebih besar bila dibandingkan kedua penelitian tersebut.

Baca juga: Contoh Paper Karya Ilmiah Mahasiswa

Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka Dan Contoh



Baca juga: Contoh Membuat Kata Pengantar Yang Benar

Pada kesempatan kali ini akan disajikan pemahaman dasar mengenai metode penelitian campuran. Berikut pembahasannya.

Definisi penelitian campuran

Berdasarkan beberapa ahli, metode penelitian campuran dapat memiliki makna secara umum sebagai sebuah pendekatan dalam penelitian yang menggunakan kombinasi antara dua metode, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Pada penyebutannya, penelitian ini dapat disebut juga sebagai penelitian dengan metode metode multimethods (multi metode), convergence (dua metode bermuara ke satu), integrated (integrasi dua metode), dan combine (kombinasi dua metode).

Metode penelitian campuran atau kombinasi ini biasanya menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif dengan data yang lebih komprehensif, valid, reliabel, dan obyektif. Pemerolehan informasi data dengan kualifikasi tersebut dapat didapatkan apabila seorang peneliti memiliki beberapa kondisi yang mengharuskannya menggunakan metode campuran. Berikut beberapa kondisi yang mengharuskan menggunakan metode campuran.

Baca juga: Pemahaman Dasar Metode Penelitian Kuantitatif dan Jenis-Jenisnya

Baca juga: Pemahaman Dasar Metode Penelitian Kualitatif dan Karakteristiknya

  1. Penelitian yang dilakukan perlu kelengkapan berdasarkan hasil penelitian kuantitatif yang diperkaya dengan data-data yang bersifat kualitatif, namun tidak bisa digali dengan metode kuantitatif.
  2. Penelitian yang dilakukan memerlukan hasil penelitian kualitatif dapat diberlakukan pada populasi yang lebih luas (menguji hipotesis hasil penelitian kualitatif).
  3. Penelitian diharapkan mendapatkan data yang lebih komprehensif yang dapat dicari dengan metode kuantitatif dan metode kualitatif dalam waktu yang sama.
  4. Peneliti ingin melakukan penelitian yang bersifat proses dengan metode kualitatif dan meneliti produk dengan metode kuantitatif
  5. Peneliti ingin melakukanpenelitian tindakan (action research) untuk menemukan tindakan yang teruji secara efektif. Pada tahap menemukan masalah dan hipotesis tindakan digunakan metode kualitatif.
  6. Peneliti ingin melakukan penelitian untuk menghasilkan produk yang teruji dengan metode R & D. Pada tahap analisis kebutuhan dan membuat rancangan dapat menggunakan metode kualitatif, membuat rancangan dapat menggunakan metode kualitatif dan pada saat menguji rancangan produk pada sampel yang semakin luas dapat menggunakan metode kuantitatif/eksperimen.

Langkah dasar metode campuran

Umumnya, penyusunan penelitian campuran dapat dilakukan sesuai aturan dasar penelitian. Namun, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan langkah-langkahnya secara detil seperti berikut.



  1. Langkah awal penyusunan penelitian menggunakan metode kuantitatif
  • Menentukan masalah atau potensi dan rumusan masalah.
  • Landasan teori dan hipotesis.
  • Pengumpulan data dan analisis data kuantitatif.
  • Hasil pengujian hipotesis.

Baca juga: Contoh Kuesioner Berbagai Macam Kebutuhan



Leave a Reply

Your email address will not be published.