Cara Menghitung NPV (Net Present Value), Rumus Dan Contoh


Cara Menghitung Net Present Value – Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai Cara menghitung NPV. Tetapi sebelumnya, Tahukah anda apa yang dimaksud NPV? Net Present Value (NPV) merupakan selisih antara  uang yang diterima dan uang yang dikeluarkan dengan memperhatikan time value of money. Rumus time value of money yang present of value yaitu untuk dapat mengetahui  nilai uang pada saat ini. Oleh sebab itu uang tersebut akan diterima di masa yang akan mendatang. Kita perlu mengetahui berapa nilainya apabila kita terima sekarang.

Pengertian NPV Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa definisi dan pengertian dari NPV menurut beberapa ahli:

  1. Menurut Dr. Sobarsa Kosasih dalam bukunya yang berjudul “ Manajemen Operasi ( 2009 : 99 ) “, NPV adalah sebuah Kelebihan Present Value ( PV ) dari cash inflow yang telah dihasilkan oleh suatu proyek atas sejumlah investasi awal.
  2. Menurut Dian Wijayanto dalam bukunya yang berujudul “ Pengantar Manajemen ( 2012 : 246 ) ”, Net Present Value ( NPV ) adalah sebuah kombinasi antara present value penerimaan dan present value pengeluaran.
  3. Menurut  R. Agus Sartono ( 2010 : 195 ), Net Present Value adalah selisih antara present value aliran kas yang bersih atau yang biasa disebut procceed dengan present value Investasi.
  4. Menurut Syafaruddin Alwi ( 2001, 163 ), Net Present Value adalah model yang memperhitungkan suatu pola cash flows yang secara keseluruhan dari suatu investasi, dalam kaitan nya dengan waktu, berdasarkan dari discount rate tertentu.

Baca juga: Cara Menghitung ROI

Tabel NPV

Contoh Kasus

Amir pada hari ini mendapat pinjaman dari Bagus sebanyak Rp 100 juta yang ingin diinvestasikan selama satu tahun. Ada 3 pilihan bagi Amir untuk menanamkan uang tersebut, yaitu:

  1. Deposito 12 bulan dengan bunga 8%/tahun,
  2. Beli rumah lalu dikontrakkan Rp 10 juta/tahun untuk kemudian semoga bisa dijual di akhir tahun dengan harga Rp 150 juta,
  3. Beli emas sekarang dan dijual akhir tahun.

Untuk menentukan investasi yang paling menguntungkan, Amir ingin mengetahui berapa nilai sekarang dari hasil investasi untuk masing-masing opsi di atas. Atau dengan kata lain, berapa uang yang akan Amir terima dari masing-masing pilihan investasi seandainya hasil investasi tersebut Amir terima sekarang, bukannya satu tahun kedepan. Rumus net present value (NPV) digunakan untuk menjawab pertanyaan ini.

NPV adalah hasil penjumlahan antara PV pengeluaran untuk investasi dan PV penerimaan hasil dari investasi.

Rumus yang digunakan untuk menghitung Present Value yaitu:

PV= C1/ (1+r)

C1 = Uang yang diterima pada tahun ke-1.

r +  Discount rate / opportunity cost of capital.

Tingkat pengembalian/ hasil dari investasi (%) oleh investasi yang sebanding

Sedangkan rumus yang digunakan untuk menghitung NPV yaitu:

NPV = CO + ( C1/ (1 + r ))

Dimana Co : Total jumlah uang yang telah  di investasikan (Sebab ini merupakan pengeluaran, maka memakai bilangan negatif)

Untuk  dapat menghitung NPV deposito, Saya memakai discount rate (r) sebesar 4%. Angka ini diambil dari tingkat bunga tabungan

Baca juga: Cara Menghitung IRR

Demikian sekilas mengenai Net Present Value (NPV), Maka untuk mendapatkan hasil perhitungan NPV yang tepat adalah dalam bentuk excel, Berikut ini adalah contoh barisan sel yang berisi data perhitungan nilai NPV pada suatu perusahaan yang didapat berdasarkan dari hasil analisis kelayakan finansial dalam tingkat bunga 10% dan lamanya kegiatan usaha yang telah dijalankan oleh perusahaan itu sendiri yaitu sekitar selama 10 tahun.

Kolom B dan C merupakan barisan sel input data, Sedangkan pada kolom D,E dan F dijadikan untuk hasil perhitungan. Sel E3 dihitung untuk memperoleh nilai DF sebesar 10% yang ada pada sel E2 untuk acuan sel absolut memakai rumus:

=1/(1+$E$2)^B3

Setelah mendapat Nilai DF, berikutnya dikalikan dengan nilai yang ada pada sel C3 untuk mendapatkan hasil nilai PV dengan memakai rumus pada Sel F3:

=C3*E3

Sehingga akan didapat total NPV dalam sel F14 dengan memakai rumus:

=SUM(F3:F13)

Selain cara diatas, Anda juga bisa menggunakan fungsi NPV seperti pada sel F15 berikut ini:

=C3+NPV($E$2,C4:C13)

Advertisement

Leave a Comment