Konversi Satuan Kubik Ke Liter Dan Sebaliknya


Konversi m3 ke Liter – Pada artikel ini kami akan menyampaikan materi mengenai konversi satuan  volume kubik dan liter. Materi ini menjadi salah satu materi dasar dalam matematika. Akan tetapi juga menjadi salah satu materi yang penting untuk dipelajari.

Apa itu konversi satuan volume? Bagaimana cara melakukan konversi satuan volume? Pertanyaan-pertanyaan ini akan kami jawab pada pembahasan berikut ini.

Pengertian Konversi Satuan Volume

Konversi satuan volume adalah sebuah materi yang berhubungan dengan satuan volume yang senilai dan satuan volume lainnya. Satuan ukuran dalam satuan volume merupakan suatu petunjuk bahwa yang kita bahas adalah volume atau isi. Satuan volume biasa dipakai untuk menyatakan ukuran berbagai barang. Seperti kapasitas air dalam tangki, minyak, volume benda dan lain-lain.

Satuan volume bisa dinyatakan dengan berbagai istilah. Seperti kubik, liter ataupun cc. Setiap satuan volume tersebut mempunyai hubungan persamaan ukuran yang dibahas dalam konversi satuan volume. Contohnya, nilai 1 cc air dapat diubah atau dikonversikan menjadi 1 mililiter air.

Satuan cc sendiri merupakan satuan yang sering dipakai untuk menyatakan takaran air. Cc merupakan singkatan dari cubic centimeter atau jika diubah ke bahasa Indonesia disebut sentimeter kubik. Satuan itu merupakan salah satu bagian dari satuan kubik untuk menyatakan volume.

Satuan cubic centimeter (cc) didapat dari hasil kali tiga satuan centimeter (cm) pada suatu balok dengan ukuran masing-masing sisinya adalah 1 cm.

Baca juga: Cara Menghitung Luas Tanah

Tidak hanya dapat dinyatakan dalam satuan cc, kita juga bisa menyatakannya dalam satuan liter atau kubik. Mengenai cara menghitung konversi satuan volume, kami akan bahas di bawah ini. Pembahasannya mencakup ulasan materi satuan volume, tangga konversi satuan volume hingga contoh cara melakukan konversi satuan volume.

Satuan Volume

Satuan volume dipakai untuk menyatakan besaran ukuran isi suatu barang yang bisa berupa zat padat, cair maupun gas. Seperti yang sudah dibahas di atas, satuan volume bisa dipakai untuk menyatakan kapasitas air, volume suatu benda dan lain sebagainya.

Misalnya suatu balok memiliki volume tertentu yang disusun oleh panjang, lebar dan tinggi. Volume balok yang memiliki ruang ini bisa dinyatakan dengan satuan kubik. Satuan ukuran ini menyatakan isi ruang dari balok.

Untuk menyatakan banyaknya air dalam suatu wadah, kita bisa menggunakan satuan liter atau satuan lain sejenis. Antara lain kiloliter (kl), hektoliter (hl), dal (dekaliter), liter (l), desiliter (dl), centiliter (cl), dan mililiter (ml).

Di samping satuan volume kubik dan liter, juga ada satuan cc. Akan tetapi sebenarnya cc juga merupakan satuan untuk kubik. Seperti yang diketahui cc merupakan kependekan dari centimeter cubic.

Baik satuan liter, kubik maupun cc mempunyai hubungan yang dapat dinyatakan dalam suatu persamaan. Sehingga antar satuan tersebut dapat dilakukan konversi, atau dinyatakan dalam satuan lain namun tetap mempunyai kapasitas yang sama. Hanya satuannya saja yang berubah. Contohnya dari satuan liter bisa menjadi satuan desimeter kubik (dm3), atau jenis satuan lainnya.

Supaya lebih mudah dalam memahami konversi satuan volume, kita perlu mengenal dan memahami tangga konversi satuan volume. Tangga konversi ini biasanya sudah diajarkan di tingkat sekolah dasar. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk dibahas agar kita mengingat kembali materi tersebut.

Tangga Konversi Satuan Volume

Ada dua tangga konversi satuan volume yang perlu kita ketahui. Pertama adalah tangga konversi satuan volume dengan satuan kubik. Selanjutnya adalah tangga konversi satuan volume dalam liter. Antara kedua tangga konversi satuan ini dapat dinyatakan dalam persamaan yang menyatakan hubungan antar tangga konversi satuan.

Tangga Konversi Satuan Volume Kubik

Seperti yang diketahui, satuan volume kubik mencakup kilometer kubik (km3), hektometer kubik (hm3), dekameter kubik (dam3), meter kubik (m3), desimeter kubik (dm3), centimeter kubik (cm3), dan milimeter kubik (mm3).

Pada tangga konversi satuan volume, setiap penurunan satu anak tangga nilainya dikali dengan 1.000. Begitu juga sebaliknya, untuk kenaikan satu anak tangga nilainya dibagi 1.000.

Tangga Konversi Satuan Volume Liter

Satuan volume dalam liter ada beberapa macam. Di antaranya kiloliter (kl), hektoliter (ha), dal (dekaliter), liter (l), desiliter (dl), centiliter (cl), dan mililiter (ml).

Sama seperti satuan volume kubik, baik kenaikan maupun penurunan ada ketentuan khusus. Pada satuan volume liter, setiap penurunan satu anak tangga nilainya dikali 10. Sementara untuk kenaikan satu anak tangga nilainya dibagi dengan 10.

Hubungan Tangga Konversi Satuan Volume Kubik dan Liter

Satuan volume pada tangga konversi volume kubik dan liter memiliki suatu hubungan. Hubungan di antara keduanya dinyatakan dalam persamaan di bawah ini.

Persamaan yang tertulis di atas akan memudahkan kita untuk melakukan konversi satuan volume dari satuan volume kubik ke satuan volume liter, begitu juga sebaliknya.

Cara Melakukan Konversi Satuan Volume

Kini kita bahas bagaimana cara menghitung konversi satuan volume. Sebagai contoh kita akan melakukan konversi sederhana dari meter kubik ke desimeter kubik dan liter. Lihat contoh di bawah ini.

Contoh 1

1 m3 = 1.000 dm3 = 1.000 liter

Seperti yang bisa dilihat, setiap penurunan anak tangga pada tangga konversi satuan volume, nilai satuannya harus dikali 1.000. Dari satuan meter kubik (m3) ke satuan desimeter kubik (dm3) menuruni anak tangga sebanyak satu kali. Sehingga nilainya perlu dikalikan 1.000. Berikut penjelasan selengkapnya.

1 m3 = 1 x 1.000 dm3

Nilai setiap 1 dm3 sama dengan 1 liter. Sehingga hasilnya adalah:

1.000 dm3 = 1.000 liter

Contoh 2

50 cm3 = 0,00005 m3

Dari cm3 ke m3 melewati anak tangga sebanyak dua kali dan menuju ke atas. Seperti yang sudah kita pelajari bersama, setiap kenaikan satu anak tangga nilainya harus dibagi 1.000. Maka, untuk mengubah satuan dari cm3 ke m3 perlu dibagi 1.000.000 (satu juta).

50 cm3 = 50 : 1.000.000 m3 = 0,00005 m3

Contoh 3

2 cc = 2 cm3 = 0,002 dm3 = 0,002 liter = 2 mililiter

Nilai 1 cc = 1 cm3, sehingga nilai 2 cc = 2 cm3.

Dari cm3 ke dm3 melewati sebanyak satu buah anak tangga menuju ke arah atas. Untuk setiap kenaikan satu anak tangga, nilai satuan harus dibagi 1.000. Sehingga, untuk mengubah nilai dari cm3 ke dm3 perlu dibagi 1.000 (seribu).

2 cm3 = 2 : 1.000 cm3 = 0,002 dm3

Nilai 1 dm3 = 1 liter. Sehingga nilai 0,002 dm3 = 0,002 liter.

Dari liter ke mililiter, menuruni tangga sebanyak 3 buah. Perlu diingat, setiap penurunan anak tangga harus dikali 10. Maka, untuk melakukan konversi satuan volume dari liter ke mililiter, kita perlu mengalikan nilainya dengan 1.000.

0,002 liter = 0,002 x 1.000 mililiter = 2 mililiter

Sekian pembahasan mengenai konversi satuan volume kubik dan liter yang bisa kami sampaikan. Agar kita hafal dengan materi ini kita perlu memahami bagaimana cara kerja konversi satuan volume. Selain itu kita juga bisa berlatih dengan mengerjakan soal konversi satuan volume kubik dan liter.

Materi konversi satuan seperti yang kami jelaskan di atas sebenarnya sederhana. Hanya saja kita bisa saja lupa dengan rumus tersebut. Maka dari itu kita perlu kembali mengingat cara melakukan konversi satuan volume kubik dan liter yang pernah kita pelajari di sekolah waktu dulu.

Sebenarnya Anda bisa memanfaatkan aplikasi konverter online atau konverter yang bisa diunduh di ponsel pintar maupun PC. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk memahami cara manual konversi satuan volume ini bukan?

Advertisement

Leave a Comment