Contoh Teks / Naskah Drama Pendek 6 Orang


Zita : Jika seperti itu masalahnya, besok sore kami akan membantu kamu keliling untuk menjual daganganmu Jib. Iya kan teman-teman?



Dilta : Ibuku juga seringkali membeli dagangan ibumu karena memang ikan dan sayurnya selalu segar. Jajan pasarnya juga sangat enak, nanti aku akan coba untuk tanya ke ibu sehingga bisa menawarkan jajanan Ibumu ke teman-teman arisannya.

Ajib : Terimakasih ya, kalian semua memang merupakan sahabat terbaikku.

Contoh Naskah Drama Lucu Tujuh Orang

Di sebuah desa terdapat sepasang suami-istri yang sudah renta, mereka ini semua tinggal berdua dikarenakan anak-anak mereka semuanya sudah pergi merantau. Suaminya sedang duduk di teras rumah,

Kakek: mama, buatkan papa teh dong!.

Nenek: tidak perlu lagi panggil aku mama, kita ini sudah tua, sudah jadi kakek nenek. Anak-anak kita saja sudah dewasa dan sudah mempunyai anak.



Kakek: ya sudah, nek tolong buatkan teh untuk kakek ya!.

Nenek: memangnya aku ini terlihat sudah sangat tua apa sampai panggil nenek?.

Kakek: loh, bagaimana sih tadi dipanggil maka tidak mau sekarang dipanggil nenek marah?.

Tetangga yang juga mendengar keributan dari kakek nenek itu pun ikut menimpali,

Pak Yusuf: kalian selalu saja bertengkar, seperti pasangan remaja yang masih pacaran saja.

Kakek: maunya memang seperti itu, tapi apa daya kulit juga sudah mengendur seperti ini.

Bu Yusuf: memangnya jika kulit sudah kenur itu disebut tua ya?



Nenek: dia itu selalu berlagak seperti remaja saja, padahal untuk mengangkat kursi saja kentutnya ikut keluar.

Tiba-tiba saja datang Bu Fatma yang merupakan anak pertama dari suami-istri renta tersebut beserta membawa anaknya Irma dan suamianya Pak Adam. Bu karni pun membawa banyak oleh-oleh yang di berikan kepada kakek dan nenek.

Kakek: Fatma, sudah berapa tahun kami tidak ke rumah ayah dan ibumu ini?

Irma: kakek ini memang pikun ya, baru sebulan yang lalu kami berkunjung kemari.



Nenek: kakekmu ini memang pikun, kadang sampai lupa jika dia sudah makan hingga mencapai 5 kali dalam sehari.

Pak Adam: wah, bisa-bisa bapak badannya akan gendut seperti pemain sumo lho.

Bu Fatma: jika badan bapak gendut seperti itu, kasihan ibu dong nanti di senggol sedikit saja langsung jatuh.

Nenek: ehh, kamu kita ibu ini tidak mempunyai kekuatan untuk dapat melawan badan sumo bapakmu itu?. Tenaga ibu ini masih kuat layaknya anak muda lho ya.

Bu Yusuf: rupanya suami istri memang sama saja, tidak ada yang mau kalah dan mengaku muda.

Contoh Naskah Drama Singkat Delapan Orang

Pada pagi hari di sebuah sekolah SMA, Dika berlari menghampiri Dian, Andin, Meri, Cika, Andre,  Roni, dan juga Fatimah.

Dika: hey teman-teman kemarin ada salah satu dari teman kita yang kena polisi dan di tahan karena terlibat kasus narkotika.

Andin: iya, kemarin aku juga mendengar kabar burung itu, tapi aku tidak mengetahui siapa anak yang di tahan itu.

Meri: kalau tidak salah sih, pasti anak itu mempunyai masalah sehingga dia bisa sampai menggunakan barang haram seperti itu.

Cika: aku dengar sih, kalau tidak salah yang dia itu namanya Tino dan dia itu anak kelas sebelah kita itu.

Fatimah: ya ampun, kasian ya dia, pasti dia itu memiliki masalah makanya sampai mencoba obat terlarang untuk pelariannya. Akan tetapi disisi lain dengan adanya kerjaan seperti ini malah merusak masa sekolah kita.

Andre: Namun, bisa juga dia itu adalah korban atau karena dijebak oleh orang. Kita pastinya tidak boleh juga asal menuduh sebagai seorang pengguna apalagi belum adanya bukti yang kuat.

Meri: setahu aku, Tino adalah anak dari keluarga yang cukup mampu tapi dia itu kurang sayang dari kedua orang tuanya.

Dika: iya benar kata Meri, sekarang ini memang sangat banyak oknum yang tidak bertanggung dengan menjebak maupun mencari korban.

Cika: saat ini memang tengah maraknya kasus dari Narkotika dikalangan para remaja. Hampir setiap hari kasus serupa akan di tayangkan di televisi.

Fatimah: kita memang di tuntut untuk lebih pandai dalam memilih teman untuk bergaul dan selalu mewaspadai orang asing di sekitar kita.

Ana : kasih sayang dari kedua orang tua memang sangat penting dalam kehidupan remaja yang masih sangat labil. Jika saja sampai orang tua masih mengabaikan anak- anaknya nantinya mereka pun akan masuk dan terjerumus dalam dunia bebas.

Roni: tapi yang aku dengar, dia tidak sampai di penjara karena dia masih dibawah umur. Dia hanya akan mengikuti tahap rehabilitasi dan kedua orang tuanya juga di selidiki mengenai kelanjutan dari ketidak tahuan mereka sebagai orang tua mengenai anaknya yang telah sering memakai narkotika seperti itu.

Fatimah: semoga saja setelah menjalani tahap rehabilitasi, Toni dapat sembuh dan bisa masuk  sekolah seperti biasanya ya.

Dika: semoga saja, apalagi perjalanan hidup kita ini masih cukup panjang. Dengan usia kita ini adalah usia dimana kita bisa menemukan jati diri serta bisa merencakan masa depan. Akan sangat di sayangkan apabila tindakan buruk yang kita lakukan saat ini bisa menghancurkan masa depan kita semua.

Fatimah: Mari kita saling mendukung satu sama lain dan selalu mengingatkan agar kita semua tidak sampai terjerumus ke dalam sebuah pergaulan yang tidak baik yang bisa membuat masa depan kita hilang. Kita juga perlu untuk menguatkan iman dan terbuka dengan orang tua, keluarga dan juga teman dekat jika mempunyai masalah. Sehingga kita pun tidak sampai depresi sehingga bisa melakukan hal- hal yang di larang seperti menggunakan Narkotika.

Contoh Naskah Drama Musikal Sembilan Orang

Rina adalah salah satu siswi dari sebuah SMA, dan dia ini sangat berbakat dalam bidang seni, sastra dan juga musik. Sudah banyak karya- karyanya yang akan selalu memenuhi dinding mading di sekolah dan bahkan ada juga yang di muat ke beberapa Koran dan juga majalah. Hari ini Rani akan kedatangan teman- teman dari sekolah yang ingin melihat langsung karya- karya yang di buat oleh Rani yang belum pernah di publikasi.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *