Contoh Metode Penelitian


  • Penelitian murni, biasanya disebut dengan penelitian dasar. Dimana penelitian murni ini mempunyai tujuan supaya bisa mengembangkan sebuah teori dan tidak melihat bagaimana manfaat yang langsung bersifat praktis. Jujun S. Suriasumantri mengungkapkan bahwa penelitian murni adalah sebuah penelitian yang bertujuan untuk dapat menemukan sebuah ilmuan pengetahuan barud yang masih belum pernah di teliti sebelumnya.
  • Penelitian terapan, Jujun S. Suriasumantri menjelaskan bahwa penelitian terapan mempunyi tujuan untuk dapat memecahkan masalah-masalah dari kehidupan yang praktis. Gay juga menyebutkan bahwa penelitian terapan di laksanakan dengan tujuan untuk menguji, menerapkan dan mengevaluasi dari masalah praktis. Jadi, penelitian terapan ini mempunyai sifat praktis dan aplikatif karena penelitian yang diambil dari sebuah masalah riil dan bukan masalah yang mempunyai sifat mendasar.
  • Penelitian aksi, penelitian ini biasa disebut dengan action researcah yang bertujuan untuk dapat menyelasaikan masalah dengan cara melaksanakan beberapa tindakan yang khusus dan sudah melalui teritis yang sebelumnya. Hal ini di harapkan untuk bisa mendapatkan sebuah solusi yang terbaik sehingga masalah dalam penelitian akan dapat teratasi.
  • Penelitian kebijakan, ialah sebuah penelitian yang memiliki tujuan yang dapat menentukan sesuatu hal kebijakan yang berdasarkan dengan data dan fakta sesuai di lapangan. Hasil dari sebuah penelitian ini adalah peraturan, keputusan undang- undang dan semua hal yang berhubungan dengan hukum.
  • Penelitian evaluasi, merupakan sebuah penelitian yang memiliki tujuan agar dapat memberikan sebuah penelitian pada program yang tertentu, kegiatan dan juga sebuah kebijakan yang bisa ditujukan supaya bisa mengintervensi masyarakat.

Macam-Macam Metode Penelitian

macam macam penelitian



  • Metode historis

Metode historis memiliki sebuah fungsi utama yakni untuk bisa merekontruksi info dari kejadia pada masa lalu secara obyektif serta sistematis. Metode ini menggunakan cara mengumpulkan data, menilai, membuktikan serta mensintesiskan dari bukti lapangan. Hal ini di laksanakan agar bisa memperoleh sebuah kesimpulan yang kuat dalam hubungan antara hipotesis.

Metode historis ini di gunakan jika di lakukan oleh peneliti ilmuwan sosial yang sudah mengajukan sebuah pertanyaan terbuka mengenai sebuah hal atau kejadian di masa lalu. Berikutnya adalah dengan memberikan beberapa jawaban dari beberapa data yang di kumpulkan dan di susun dalam sebuah format paradigma sebuah penjelesan.

Sehingga di dalam sebuah penelitian yang amat sangat kritis terhadap sebuah keadaan serta perkembangan sosial. Tak hanya itu saja, pengalaman yang ada di masa lalu serta menimbang dengan teliti, kehatia-hatian pada beberapa sumber sejarah, apalagi di dalam menginterprestasikannya.

  • Metode deskriptif

Metode ini memiliki sebuah tujuan untuk bisa mengumpulkan data secara detail, mendalam dan juga actual. Di dalam sebuah penelitian biasanya akan di jelaskan mengenai gejala-gejala yang sudah ada misalnya tentang masalah serta meneliti kondisi yang tetap berlaku. Penelitian ini juga menjadikan perbandingan tentang apa yang bisa di lakukan untuk menentukan sebuah solusi dalam menghadapi sebuah permasalahan.

  • Metode penelitian korelasional

Selanjutnya adalah metode penelitian korelasi yang mana merupakan sebuah penelitian yang di laksanakan dengan menggunakan cara menghubungkan satu variable yang lain. Hubungan antar variable umumnya sering di sebut dengan korelasi.

Metode ini sangat pas apabila di pakai pada saat melakukan penelitian variable- variable yang kompleks dan juga rumit yang artinya tak akan bisa di selesaikan dengan menggunakan metode eksperimental. Tujuan dari metode ini adalah untuk bisa mengetahuai bagaimana hubungan antar variable maupun untuk di jadikan sebuah hubungan menjadi bahan untuk di prekdisi.

  • Metode penelitian eksperimental

Untuk yang selanjutnya adalah metode penelitian eksperimental yang mana merupakan sebuah penelitian yang menggunakan cara memanipulasi dari kondisi dan situasi alamiah sehingga nantinya dapat menciptakan kondisi buatan.

Penelitian umumnya akan bisa di laksanakan jika penelitian tersebut memungkinkan untuk bisa memanipulasi sebuah objek penelitian. Dan bisa melakukan kontrol yang memang di sengaja kepada sebuah objek tersebut. Maka dari itu, ada 3 hal penting jika melakukan metode penelitian eksperimental yakni kontrol, manipulasi dan juga pengamatan.

Contoh Metode Penelitian

BAB I

METODE PENELITIAN

Kerangka penelitian

Terdapat dua golongan dalam penelitian yakni kelompok eksperimen yang di berikan sebuah perlakukan dan kelompok kontrol yang mana tidak di beri sebua perlakukan. Pasien yang terkenal demam berdarah Dengue menyatakan mau untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Selanjutnya, pasien akan di beri sebuah sirup temulawak dengan gizi yang di atur selama 2 kali sehari dalam dua minggu. Berikutnya akan di laksakan sebuah pengukuran pada akhir minggu pertama dan juga kedua. Penilaian nantinya di laksanakan dengan membandingkan hasil nilai trombosit darah di kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol.