Contoh Kuesioner Berbagai Macam Kebutuhan


Contoh Kuesioner – Kuesioner atau yang biasa disebut dengan angket. Pada umumnya, kuesioner ini banyak digunakan oleh mahasiswa tingkat akhir untuk melakukan suatu penelitian, entah itu penelitian kuantitatif ataupun kualitatif. Disamping itu, kuesioner ini juga banyak digunakan oleh para pemilik usaha atau produk untuk dapat mengetahui kepuasan pelanggan.



Pengertian Kuesioner / Angket

Kuesioner merupakan suatu lembaran yang berisi daftar pertanyaan yang wajib di isi oleh responden untuk mengumpulkan informasi mengenai perilaku, karakteristik, keyakinan dan sikap kelompok atau organisasi.

Pengertian kuesioner menurut beberapa ahli

  • Bimo Walgito (2010)

Kuesioner merupakan sebuah daftar yang berisi mengenai pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab oleh responden yang akan diselidiki.

  • Dewa Ktut Sukardi (1983)

Kuesioner merupakan sebuah bentuk teknik pengumpulan data yang dilakukan pada metode dengan tidak atau membutuhkan kedatangan langsung dari sumber data.

kuesioner

Tiga bagian dari Kuesioner berdasarkan bentuk pertanyaanya

Kuesioner pertanyaan terbuka adalah pertanyaan-pertanyaan yang akan memberikan kepada responden untuk menjawab pertanyaan tanpa adanya batasan. Pada umumnya, pertanyaan dengan tipe ini akan digunakan untuk memperoleh informasi opini.



Sedangkan kuesioner pertanyaan tertutup adalah pertanyaan-pertanyaan yang dilengkapi dengan pilihan jawaban atau responden hanya dapat menjawab dengan pilihan yang diberikan saja. Cara menjawab adalah dengan tanda cawang, silang atau lingkaran.

Sementara itu, kuesioner terbuka dan tertutup  adalah sebuah kuesioner yang berisi perpaduan antara pertanyaan terbuka dan tertutup. Kuesioner sendiri pada  dasarnya dibuat untuk mendapatkan data yang relevan, valida dan memiliki reliabilitas yang tinggi.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat kuesioner

Dalam membuat kuesioner bisa dikatakan gampang-gampang susah. Dikatakan gampang karena semua pertanyaan sudah tersedia, baik itu menggunakan tulisan tangan atau secara online menggunakan google dokumen.

Namun dikatakan sangat susah apabila kita tidak mengetahui cara dan mekanismenya. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kuesioner :

  • Hindarilah untuk membuat kuesioner yang singkat
  • Jangan sampai menggunakan istilah-istilah yang teknis, khusus atau sulit untuk dipahami responden
  • Buatlah kuesioner yang sangat menarik dengan menggunakan font warna
  • Jangan sampai lupa untuk menyertakan kepada siapa kuesioner tersebut harus dikumpulkan atau bisa dilengkapi dengan nomor telfon, email dan alamatnya di awal atau di akhir
  • Gunakanlah kalimat yang jelas, padat dan jelas dengan variasi huruf tebal, miring atau kapital
  • Awali dengan pertanyaan-pertanyaan yang mudah dan letakkan kalimat yang sulit di akhir kuesioner supaya responden dapat menyesuaikan terlebih dahulu
  • Berikan juga contoh bagaimana cara yang baik dan benar dalam mengisi kuesioner sesuai dengan aturan
  • Aturlah bahasa dalam kuesioner sebaik mungkin dan mudah untuk dipahami. Hal ini karena kebanyakan orang hanya membaca pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner secara cepat.

Kuesioner digunakan secara tepat apabila mencakup hal-hal berikut

  • Orang yang merespon atau menjawab pertanyaan memiliki jarak saling berjauhan
  • Melibatkan banyak orang di dalam proyek sistem, dan akan berguna untuk mengetahui berapa proporsi suatu kelompok tertentu yang menyetujui atau yang tidak menyetujui suatu sistem yang telah diajukan
  • Melakukan sebuah penelitian untuk dapat mengetahui sesuatu dan mencari seluruh pendapat responder. Sebelum proyek diberi petunjuk-petunjuk yang tertentu
  • Untuk mengetahui bahwa semua masalah dalam sistem yang ada dapat diidentifikasi dalam wawancara tindak lanjut

Fungsi Kuesioner

Adapun fungsi kuesioner adalah sebagai berikut :

  1. Untuk dapat mengumpulkan informasi sebagai bahan dasar penyusunan catatan permanen
  2. Untuk menjamin validitas informasi yang diperoleh dengan metode lain
  3. Untuk pembuatan evaluasi progam bimbingan
  4. Untuk mengangkat pendapat dari responden

Kelebihan Metode Kuesioner

Adapun kelebihan dari metode kuesioner adalah sebagai berikut :

  • Tidak membutuhkan kehadiran dari peneliti
  • Dapat dibagikan secara bersama-sama kepada seluruh responden
  • Waktu yang diperlukan jauh lebih fleksibel, tergantung dari waktu senggang responden
  • Dapat dibuat tanpa nama sehingga responden tidak perlu malu dalam menjawab pertanyaan yang telah diajukan
  • Pertanyaan bisa distandartkan atau dapat disesuaikan dengan pemahaman responden

Kekurangan Metode Kuesioner

Berikut ini adalah kekurangan-kekurangan dari metode kuesioner :



  • Responden seringkali tidak diteliti, karena kadang-kadang masih ada pertanyaan yang terlewatkan
  • Responden terkadang tidak jujur dalam menjawab pertanyaan
  • Kuesioner biasanya tidak kembali jika dikirim melalui pos atau jasa pengiriman yang lainnya
  • Responden yang tingkat pendidikan rendah memiliki kemungkinan kesulitan dalam mengisi kuesioner

Syarat membuat kuesioner yang baik

Berikut ini adalah syarat-syarat yang wajib dipenuhi dalam membuat kuesioner yang baik :

  • Pertanyaan yang digunakan dalam kuesioner harus menggunakan bahasa yang jelas dan tidak ambigu atau multitafsir
  • Pertanyaan dalam kuesioner berhubungan dengan masalah yang akan diselesaikan dalam penelitian dengan menggunakan bahasa baku yang mudah untuk dipahami
  • Banyak membaca jurnal mengenai penelitian-penelitian yang menggunakan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner
  • Untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal, kuesioner akan memberikan kesempatan kepada responden untuk memilih waktu yang tepat. Dan jangan sampai menganggu aktivitas dari pihak responden

Langkah-langkah penyusunan kuesioner

Adapun langkah-langkah dalam penyusunan angket atau kuesiner yang baik adalah sebagai berikut :

  • Menentukan apakah tujuan dari penggunaan angket atau skala psikologis. Skala psikologis yang dibuat oleh penulis memiliki tujuan untuk dapat mengungkapkan variabel pengaruh bimbingan karir terhadap kemandirian siswa dalam memilih karir yang diminati
  • Membuat kisi-kisi angket. Kisi-kisi ini terdiri atas indikator dan jumlah item pertanyaan atau pertanyaan
  • Menentukan suatu bentuk kuesioner atau skala psikologis. Pada umumnya, bentuk kuesioner yang akan digunakan oleh penulis adalah angket terstruktur
  • Membuat item pertanyaan dalam skala psikologis yang berupa pilihan ganda dengan option dan skor

Contoh Kuesioner Penelitian

kuesioner



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *