Cara Menghitung Bilangan Pecahan Campuran Yang Benar


Contoh Soal Pecahan Campuran – Bilangan pecahan pernah kita jumpai saat duduk di bangku Sekolah Dasar dan memang merupakan pelajaran yang sangat dasar pada pelajaran matematika.

Sebelum membahas mengenai pecahan campuran, kami akan membahas terlebih dahulu mengenai perbedaan antara pecahan biasa dan pecahan campuran. Berikut ini adalah perbedaan antara pecahan biasa dan pecahan campuran yang perlu anda ketahui.

  • Pecahan Biasa merupakan Pecahan Murni, yang dimana pada bilangan tersebut hanya ada bilangan pecahan saja, atau bahasa umumnya adalah Pecahan yang memiliki nilai lebih kecil dari angka satu (1).
  • Pecahan Campuran, sebenarnya Pecahan Biasa juga, hanya saja dalam bilangan Pecahan tersebut terdiri dari dua bagian, bagian yang pertama adalah Bilangan bulat dan bagian yang kedua yaitu pecahan biasa, atau bahasa umumnya adalah Pecahan yang memiliki nilai lebih besar dari bilangan satu (1).

Bilangan pecahan sendiri adalah bilangan yang terdiri atas pembilang dan penyebut. Dimana, pembilang adalah bilangan yang berada diatas penyebut atau bilangan yang akan dibagi oleh penyebut. Sedangkan, penyebut adalah bilangan yang berada dibawah pembilang atau bilangan yang akan membagi penyebut. Atau lebih sederhananya :

  • Pembilang = bilangan yang dibagi.
  • Penyebut = bilangan yang membagi.

Misal ada bilangan pecahan ½, bilangan 1 adalah pembilang dan bilangan 2 adalah penyebut.

Jika pada pecahan campuran, terdiri atas bilangan bulat dan pecahan biasa. Misal ada bilangan pecahan campuran 3½, maka bilangan 3 adalah bilangan biasa dan ½ adalah pecahan biasa.

Baca juga: Cara Menghitung Porogapit

Menghitung Bilangan Pecahan Campuran

  1. Cara menambahkan bilangan pecahan campuran

Contoh soal :

Langkah awal, ubah masing-masing pecahan campuran tersebut menjadi pecahan biasa secara terpisah.

Lalu, lakukan proses penjumlahan sesuai dengan penambahan pecahan biasa.

Dan hasil yang didapatkan adalah

Apabila penyebutnya sama, langsung saja jumlahkan pembilangnya. Jika tidak, maka samakan dulu penyebutnya lalu jumlahkan pembilangnya.

  1. Cara mengurangkan bilangan pecahan campuran

Contoh soal

Sama dengan penjumlahan, ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa secara terpisah.

Lalu, lakukan proses pengurangan. Langsung kurangkan pembilangnya bila penyebut sudah sama. Namun jika tidak sama, maka samakan dulu penyebutnya, baru kurangkan pembilangnya.

Dan hasilnya adalah

  1. Cara mengalikan bilangan pecahan campuran

Contoh soal :

Ubah pecahan campuran kedalam pecahan biasa secara terpisah.

Lalu, langsung kalikan pecahan yang telah di ubah tanpa menyamakan penyebut. Untuk perkalian, penyebut tidak disamakan. Kemudian sederhanakan bila perlu.

Hasilnya adalah

  1. Cara membagi bilangan pecahan campuran

Contoh soal :

Langkah awal, ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa secara terpisah.

Lalu, lakukan pembagian dengan membalikkan pembaginya (pembilang jadi penyebut dan penyebut jadi pembilang). Kemudian lakukan pengalian seperti biasa (tanpa menyamakan penyebutnya).

Hasilnya adalah

Kesimpulan :

  1. Bilangan pecahan didefinisikan sebagai bilangan a/b. Dimana a adalah bilangan bulat dan b adalah bilangan bulat (b tidak boleh sama dengan 0).
  2. Bilangan pecahan campuran tediri dari bilangan bulat dan pecahan biasa.
  3. Ada 4 cara menghitung bilangan pecahan campuran, yaitu dengan penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.
  4. Cara menghitung pecahan campuran hampir sama dengan perhitungan pecahan biasa. Bedanya, jika pada pecahan campuran, harus mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.

Baca juga: Cara Menghitung Perbandingan Senilai

Demikian informasi mengenai cara menghitung bilangan pecahan campuran dan contohnya yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga informasi yang kami bagikan kali ini bermanfaat untuk anda yang sedang mempelajari tentang bilang pecahan campuran. Terima kasih atas perhatiannya, sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Advertisement

Leave a Comment