Cara Menghitung Debit Air dengan Rumus


Rumus Menghitung Debit Air – Setiap zat cair yang mengalir pada suatu penampang, pipa misalnya, atau pada sungai maupun selokan, pasti memiliki kecepatan tertentu. Dimana, kecepatan pengisian atau laju volume aliran zat cair biasanya dinyatakan dalam besaran debit air.



Ketika musim hujan, pemakaian istilah debit air tentunya seringkali kita dengar. Terutama di beberapa berita dan media  yang berhubungan dengan berita banjir. Lantas apakah debit air itu? Dan bagaimana cara menghitung debit air? Perlu anda ketahui bahwa debit air tidak melulu berhubungan dengan banjir. Dalam pembahasan mengenai pengertiannya, Debit sangat berkaitan dengan volume dan waktu. Satuan debit umumnya digunakan untuk  dapat menentukan volume air yang mengalir dalam satuan waktu tertentu.

Pengertian Debit Air

Debit air adalah banyaknya volume zat cair yang mengalir pada tiap satu satuan waktu, umumnya  dinyatakan dalam satuan liter/detik atau dalam satuan meter kubik (m3) per detik.

Baca juga: Contoh Soal Logaritma dan Pembahasannya

Debit merupakan besaran yang menyatakan banyaknya air yang mengalir dalam wakttu 1 detik yang telah melewati suatu penampang luas. Misal, ambila sebuah selang dan kemudian nyalakan kran, air pun akan mengalir melalui penampang ujung selang tersebut. Jika dalam waktu 5 detik air yang mengalir adalah lewat ujung selang adalah 10 m3, maka bisa dikatakan bahwa debit air adalah (10/5) m3/detik = 2 m3/det.

Misalnya saja, Debit air sungai metro adalah 3.000 l / detik. Maksudnya adalah setiap 1 detik air yang mengalir di sungai Pesanggrahan yaitu 3.000 l. Satuan debit dipakai dalam pengawasan kapasitas atau daya tampung air di sungai atau bendungan supaya bisa dikendalikan.



Satuan Debit

Jika dilihat dari definisi debit air yaitu volume zat cair yang mengalir per satuan waktu, maka dengan demikian, maka satuan debit adalah satuan volume per satuan waktu. Contoh satuan debit adalah m³/detik, m³/jam, liter/detik, liter/jam, ml/detik, dll.

Rumus Menghitung Debit

Rumus yang biasa digunakan untuk menghitung debit suatu cairan yang mengalir adalah:

Rumus Menghitung Waktu Aliran



Untuk menghitung waktu aliran bila diketahui volume aliran dan debit adalah menggunakan rumus sebagai berikut:

Rumus Menghitung Volume Aliran

Untuk menghitung volume aliran bila diketahui debit dan waktu alirannya, maka rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:



Contoh Soal :

  1. Sebuah pipa mampu mengalirkan air sebanyak 216 liter dalam waktu 10 menit. Berapa cm³/detik aliran pada pipa tersebut?

Penyelesaian :

Diketahui :      Volume (v) = 216 liter = 216.000 cm³

Waktu (t) = 10 menit = 600 detik

Ditanya :         Debit (Q)?

Jawab :

Volume aliran = 12 liter
Waktu alir = 1 menit = 60 detik
Debit = volume aliran/waktu aliran = 12/60 = 0,2
Jadi debit air keluar pipa  adalah 0,2 liter/detik



Leave a Reply

Your email address will not be published.