Cara Menghitung Mikrometer Sekrup Dengan Contoh Soal


Cara Menghitung Mikrometer Sekrup – Mikrometer sekrup merupakan alat ukur yang dapat mengukur benda dengan ketelitian mencapai 0.01 mm dan banyak digunakan untuk mengukur besaran panjang, ketebalan serta diameter luar sebuah benda.

Tingkat presisi (keakuratan) alat yang satu ini sangat tinggi, yaitu mencapai 0,01 mm atau 10 kali lebih teliti jika dibandingkan dengan jangka sorong yang hanya mencapai 0,1 mm saja. Tingkat presisi yang tinggi ini membuat mikrometer sekrup seringkali digunakan untuk mengukur benda yang memiliki ukuran sangat kecil.

Kegunaan dan Fungsi Mikrometer Sekrup

Fungsi utama mikrometer sekrup adalah untuk dapat mengukur panjang suatu benda, mengukur diameter luar benda dan mengukur ketebalan sebuah benda yang memiliki ukuran yang jauh lebih kecil seperti benda lempeng baja, aluminium, diameter suatu kabel, kawat, lebar suatu kertas ataupun benda – benda yang lainnya.

Lalu kegunaan dari alat ukur mikrometer sekrup untuk dapat mengukur Panjang, Tebal dan diameter sebuah benda dengan tingkat ketelitian mencapai 0.01 mm yang merupakan tingkat ketelitian yang jauh lebih tinggi sepuluh kali lipat jika dibandingkan dengan alat ukur jangka sorong. Hal ini karena jangka sorong hanya memiliki tingkat ketelitian sekitar 0.1 mm saja.

Bagian-bagian mikrometer sekrup adalah sebagai berikut :

  1. Frame/Bingkai, untuk meminimalkan perpindahan panas saat proses pengukuran.
  2. Anvil/Poros tetap, untuk menahan benda saat diukur yang diletakkan antara anvil dan spindle.
  3. Spindle/Poros gerak, adalah sebuah silinder yang digerakkan menuju anvil.
  4. Pengunci/Lock, sebagai penahan spindle agar tak bergerak saat proses pengukuran.
  5. Sleeve, adalah tempat terletaknya skala utama (dengan satuan milimeter).
  6. Thimble, adalah tempat skala nonius/skala putar.
  7. Ratchet Knob, untuk memutar dan mengencangkan spindle.

Skala Pembacaan Mikrometer Sekrup

Ada 2 macam skala :

  1. Skala Utama, berisi angka 1,2,3,4,5 mm dan seterusnya, terletak pada bagian atas. Dan berisi nilai tengah dari angka pokok seperti 1,5; 2,5; 3,5; mm dan seterusnya yang terletak pada bagian bawah.
  2. Skala Putar/Nonius, terdiri mulai skala 1 sampai 50. Tiap skala nonius berputar mundur satu kali putaran, skala utamanya bertambah 0,5 mm. Sehingga 1 skala putar = 1/100 mm = 0,01 mm.

Cara Membaca Mikrometer Sekrup

  1. Posisikan mikrometer sekrup searah dengan pandangan kita agar hasil pengukuran dapat mudah dilihat.
  2. Lalu, baca skala utamanya. Misal pada contoh gambar dibawah, skala atas menunjukkan angka 5 mm dan skala bawah menunjukkan 0,5 mm. Maka skala utama (dijumlahkan) menunjukkan angka 5,5 mm.
  3. Kemudian baca skala putar/noniusnya yang berada tepat segaris di garis pembagi pada skala utama. Perlu diingat bahwa, setiap satu garis di skala nonius menunjukkan 0,01 mm. Pada gambar diatas skala noniusnya 30, lalu kalikan dengan 0,01 mm, jadi skala noniusnya 0,30 mm.
  4. Terakhir, jumlahkan hasil pengukuran dari skala utama dan skala noniusnya, sehingga diperoleh hasil pengukurannya 5,5 mm + 0,3 mm = 5,8 mm.

Kesimpulannya, untuk membaca mikrometer sekrup rumusnya adalah skala utama + skala nonius. Atau dapat ditulis x = skala utama + skala nonius, dimana x kita misalkan sebagai ketebalan benda yang ingin diukur.

Baca juga: Cara Menghitung Jangka Sorong

Contoh Soal 1

Lihat gambar berikut ini.

d= Skala utama+ Skala nonius

Skala utama= 3,5  mm

Skala nonius= 20 x 0,01=0,2 mm

d= 3,5 mm + 0,2 mm = 3,7 mm

Contoh Soal 2

d= Skala utama + Skala Nonius

Skala utama= 6,5 mm

Skala nonius= 9 x 0,01 =0,09 mm

d= 6,5 mm + 0,09 mm = 6,59 mm

Sekian informasi mengenai cara menghitung mikrometer sekrup, semoga dapat mudah dipahami penjelasannya dan semoga bermanfaat.

Advertisement

Leave a Comment