Cara Menghitung Tetesan Infus Dengan Tepat Dan Cepat

Menghitung Tetesan Infus – Kita tidak pernah tahu kapan dan berapa banyak jumlah pasien yang datang ke rumah sakit,ada saatnya tiba-tiba pasien menjadi lebih banyak atau memang telah terjadi bencana alam ataupun kecelakaan dan semua harus ditindak  lanjuti dengan infus, Namun akan sangat menghambat apabila kita lambat dalam menghitung tetesan  yang telah diresepkan dari dokter. Terutama yang sangat penting yaitu menjaga sirkulasi pasien agar tetap baik. Dalam situasi yang sibuk tentu kita tidak dapat lagi menghitung kebutuhan cairan yang manual dan sebagainya. Oleh karena itu tenaga medis khususnya para perawat sangat perlu perhitungan yang cepat diluar kepala.

Begitu pun juga jika kehilangan cairan dalam tubuh,tindakan medis yang bisa dilakukan agar cairan tubuh yang hilang dapat diganti adalah dengan memberi cairan per infus dengan tujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit yang hilang. Dengan memakai rumus tetesan infus secara benar, tentunya kegagalan untuk memberi cairan tubuh dapat diatasi. Tenaga kesehatan harus paham bagaimana cara menghitung tetesan infus secara cepat dan tepat. Dalam menghitung cairan infus tidak  bisa asal-asalan, namun harus ada dasar yang digunakan untuk menghitung cairan yang  akan dimasukkan pada tubuh pasien.

Kegagalan Dalam Pemberian Cairan Per infus

Cara menghitung tetesan infus yang salah dapat mengakibatkan kegagalan pada pemberian terapi cairan per infus. Penyebab kegagalan terjadi adalah :

  • Jarum tidak dapat masuk ke dalam vena (pembulu darah balik)
  • Jarum infus ataupun vena terjepit sebab posisi tempat jarum masuk pada kondisi menekuk
  • Pipa yang sebagai penghubung udara tidak dapat berfungsi
  • Pipa infus terlipat atau terjepit

Maka dari itu, saya akan membuat sedikit ringkasan untuk berbagi kepada  rekan-rekan dalam merawat pasien. Sebelum menginjak pada rumus-rumus, yang perlu kita ketahui terlebih dahulu adalah mengenal istilah-istilah yang biasa digunakan dalam rumah sakit.

Istilah yang banyak digunakan untuk pemasangan infus :

  • Gtt = Makro tetes
  • Mgtt = Mikro tetes
  • Jumlah Tetesan= Jumlah tetesan dalam waktu satu menit

Rumus Tetap Tetesan Infus

• 1 gtt = 3 mgtt
• 1 cc = 20 gtt
• 1 cc = 60 mgtt
• 1 kolf = 1 labu = 500 cc
• 1 cc = 1 mL
• mggt/menit = cc/jam
• konversi dari gtt ke mgtt kali (x) 3
• konversi dari mgtt ke gtt bagi (:) 3
• 1 kolf atau 500 cc/ 24 jam = 7 gtt
• 1 kolf atau 500 cc/24 jam = 21 mgtt
• volume tetesan infus yang masuk per jam infus set mikro ialah = jumlah tetesan X 1
• volume tetesan infus yang masuk per jam infus set makro ialah = jumlah tetesan X 3

Rumus :

Untuk bisa lebih memahami, kita harus terlebih dahulu mengetahui rumus untuk menghitung jumlah tetesan cairan dalam hitungan menit dan jam.

Rumus dasar dalam hitungan menit


Rumus dasar dalam jam

Faktor tetes rumus dewasa

Biasanya Untuk Faktor Tetes Dewasa : 20
                              Faktor Tetes anak       : 60

Contoh soal

Seorang pasien datang ke rumah sakit dan membutuhkan 500 ml RL cair. Bagaimana infus diperlukan jika kebutuhan cairan pasien harus dicapai dalam 100 menit?

Mengingat:
Cairan = 500 ml (cc)
Waktu = 100 menit
Faktor tetes = 20 tetes

Jawaban:

Dengan demikian, pasien ini memerlukan infus untuk menghabiskan 100 hingga 500 ml cairan dalam 100 menit menggunakan infus set Terumo.

Anak-anak (drip mikro)

Seperti orang dewasa, anak dengan berat badan kurang dari 7 kg membutuhkan infus set dengan tetes faktor yang berbeda.
Tetes mikro, faktor tetes:
1 ml (cc) = 60 tetes / cc

Penurunan rumus anak

Berikut adalah cepat kehilangan hasil formula dari rumus dasar (dalam jam) untuk pasien anak:
berjaga-jaga

Lalu bagaimana mencari jumlah tetesan/ detik ? kita hanya tinggal merubah rumus dan menggunakan angka angka yang ada.

Rumus nya Seperti ini :

Contoh Soal :

Jika soal diatas menyatakan bahwa tetesan per/ menit= 21 tetes/menit maka tetesan per detiknya adalah ?

Jawaban : 1 menit= 60 detik, Jadi jika 21 tetes dalam waktu 60 detik maka hitungan perdetiknya adalah : 60/21= 2,857 ( kalian bulatkan menjadi 3 ) jadi artinya dalam waktu 3 detik itu ada 1 tetes

Mudah kan ?

Untuk lebih mudah nya saya membuatkan patokan yang sudah di hitung, jadi rekan-rekan hanya tinggal mengingatnya saja,

Untuk yang makro

  • 20 tetes/menit=1cc = 60 cc/jam, Lamanya habis= 500 cc/60= 8,3 =8 jam (bulatkan )
  • 15 tetes/menit= 11 jam
  • 10 tetes permenit=17 jam artinya dalam waktu 1 jam=30 cc
  • 5 tetes permenit= 33 jam
  • 60 tetes/menit= 3 jam
  • 40 tetes/menit= 4 jam
  • 30 tetes/ menit= 6 jam

Untuk yang mikro

Silahkan di hitung sendiri saja yah sesuai rumus 🙂

Sedikit patokan tambahan mengenai pola pemberian tetesan infus  yang harus habis sebagai berikut :

  • 1 kolf = 500 cc = 7 tts/mnt, habis dalam 24 jam.
  • 2 kolf = 1000 cc = 14 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 12 jam, sehingga 24 jam habis 2 kolf.
  • 3 kolf = 1500 cc = 20 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 8 jam, sehingga 24 jam habis 3 kolf.
  • 4 kolf = 2000 cc = 28 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 6 jam, sehingga 24 jam habis 4 kolf.
  • 5 kolf = 2500 cc = 35 tts/mnt, 1 kolfnya habis dalam 4.5 jam, sehingga 24 jam habis 5 kolf.

Mungkin itulah yang saya coba share mengenai cara cepat menghitung jumlah tetes permenit infus. Semoga bermanfaat.