Cara Menghitung RAB Rumah Atau Gedung Dengan Mudah

RAB Bangunan – Banyak metode yang dapat anda gunakan untuk memperkirakan biaya dalam mewujudkan sebuah bangunan. Diantara beberapa metode ini tentunya ada yang paling mudah dan sekaligus cepat. Sebelumnya, kita sudah membahas tentang sistem analisa harga satuan bangunan yang biasa dikenal AHS. Tetapi cara untuk menghitungnya harus dibuat dengan rinci dalam setiap detail masing-masing pekerjaan, hingga akan membutuhkan waktu dan olah pikir yang banyak.

Banyak juga yang hanya memakai harga satuan saja sehingga cukup mengalikan volume dengan harga pekerjaan, Akan tetapi langkah-langkah tersebut belum begitu mudah dan praktis untuk dapat digunakan masyarakat umum yang tidak pernah mendalami secara khusus mengenai ilmu teknik sipil arsitektur yang khususnya sebagai rencana anggaran biaya bangunan. Nah oleh sebab itu ,disini saya akan menjelaskan tentang cara mudah menghitung RAB rumah dengan cara sistem m2 luas bangunan.

Namun sebelumnya, Tahukah anda apa yang dimaksud dengan RAB ?

Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan banyaknya jumlah biaya yang dibutuhkan baik upah ataupun bahan pada sebuah pekerjaan proyek konstruksi,gedung, jembatan, rumah, jalan, bandara, pelabuhan dan sebagainya. RAB sangat dibutuhkan pada sebuah proyek kontruksi supaya proyek dapat berjalan secara efisien karena dana yang cukup

RAB RUMAH = LUAS RUMAH X HARGA PER M2 BANGUNAN

Contoh :

Jika kita akan membangun rumah dengan ukuran 6m x 6m. Kemudian kita mencari informasi berapa harga per m2 pada bangunan di daerah tersebut, Misalkan kita mendapatkan data harga rumah Rp 2.500.00.-/m2 maka total jumlah biaya yang diperlukan untuk membangun rumah tersebut hingga sampai selesai yaitu:

  • Luas pada bangunan = 6 m2 x 6 m2 = 36 m2
  • RAB Rumah= 36 m2 x Rp 2.500.00 = 90.000.000

Cukup mudah bukan? kesimpulannya kita memerlukan dua data yang penting yaitu luas rumah dan harga untuk per m2 bangunan. Cara seperti ini tentu memiliki kelebihan ataupun kekurangan, oleh sebab itu akan saya jelaskan disini.

Kelebihan:

  • Data yang diperlukan cukup sedikit, sehingga akan dapat lebih cepat dan mudah dalam menghitung.
  • Dapat dipakai untuk masyarakat umumu yang belum mengerti tentang ilmu rencana anggaran biaya bangunan secara mendalam.

Kekurangan:

  • Untuk tingkat ketelitianya masih sangat jauh dibawah sistem analisa harga satuan pekerjaan.
  • Tidak dapat dijadikan sebagai patokan untuk menghitung keperluan material dan tenaga bangunan.
  • Tidak dapat dijadikan untuk dasar perjanjian kontrak kerja proyek kontruksi.

Demikian penjelasan mengenai Cara Mudah Untuk Menghitung biaya bangunan rumah. Untuk cara yang lain dapat menggunakan software RAB sehingga hanya tinggal memasukkan data kemudian terlihatlah perkiraan RAB rumah, apabila anda ingin menambahkan ilmu mengenai ini silahkan dituliskan dibawah ini. Semoga bermanfaat untuk Anda.