Cara Menghitung Usia Kehamilan Dengan Mudah Dan Cepat

Menghitung Usia Kehamilan – Kebanyakan para calon ayah atau ibu akan bingung  ketika  menjawab  pertanyaan, Berapa usia kehamilan Anda? Berapa usia kehamilan istri anda? Pernahkah anda mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seperti ini? dan bagaimana jawaban anda? kebanyakan dari mereka akan menjawab dengan mengira-ngira berdasarkan pada  hari atau bulan terakhir menstruasi.

Padahal apabila dapat menghitung umur kehamilan, selain bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut anda juga dapat menentukan nutrisi apa yang akan dibutuhkan oleh calon ibu dan janin. Serta apa saja yang boleh dilakukan atau  tidak oleh para ibu hamil berdasarkan pada usia kehamilanya tersebut.

Setelah anda dapat merasakan ciri-ciri hamil yang biasanya terjadi pada usia hamil  1 bulan maka sudah saatnya anda harus mengetahui usia kehamilan anda, karena dengan begitu  anda dapat mengetahui kondisi janin yang sedang anda kandung. Jika anda  mengetahui berapa usia kehamilan, anda akan tahu  apa yang harus anda lakukan selama fase perkembangan janin agar janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dari waktu ke waktu  sampai akhirnya  janin tersebut lahir.

Ketidaktahuan untuk usia kehamilan dapat mengakibatkan ibu hamil tidak tahu  apa yang harus dilakukan untuk dapat membuat janin tumbuh secara  optimal  dan lahir sebagai bayi yang sehat. Sebenarnya ada cara yang mudah  untuk menghitung kehamilan yaitu dengan cara menggunakan “kalkulator kehamilan”  Caranya cukup  mudah hanya perlu memasukkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan jika untuk dapat lebih akurat lagi, masukkan juga rata-rata lama siklus haid pada setiap bulan.

Kalkulator Kehamilan

Hari Pertama Haid Terakhir

(HPHT)

Tanggal (DD)

Bulan (MM)

Tahun (YYYY)

Lama Siklus Haid Rata-rata

Boleh tidak diisi

(22 - 45 hari)

*Umumnya 28 hari

Perkiraan Pembuahan
Perkiraan Usia Janin
Perkiraan Siap Dilahirkan
Perkiraan Tanggal Kelahiran
Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga

 

 Apabila kalkulator di atas terdapat error / tidak berfungsi bisa menggunakan alternatifnya DISINI.

Contoh Menghitung Secara Manual

Seorang ibu hamil dengan HPHT 14 Mei 2017 ingin menghitung berapa usia kehamilannya dalam minggu pada tanggal 4 September 2017 . Berapa umur kehamilannya?

  • Kurangi 4 September 2017 dengan 14 Mei 2017 dengan cara matematika
  • Hari : 4 – 14 | Bulan : 8 – 4 | Tahun : 2017 – 2017. Didapatkan hasil hari : 20 hari | bulan : 3 bulan | tahun : 0. Hasil akhir adalah 3 bulan lebih 20 hari.
  • 1 Bulan dihitung 28 hari (bukan 30 hari seperti umumnya), 1 bulan terdiri dari 4 minggu.
  • 3 Bulan 20 hari berarti 12 minggu ditambah 2 hingga 3 minggu. Total diperoleh 14 – 15 minggu.
  • Satu hal penting yang harus diketahui bila menggunakan rumus ini: ada faktor koreksi yang harus ditambahkan ke hasil yang telah didapatkan di atas. Berikut adalah faktor koreksinya:
    • Untuk usia kehamilan 0 – 2 bulan tidak perlu ditambah faktor koreksi
    • Untuk usia kehamilan 3 – 5 bulan, tambahkan 1 minggu
    • Untuk usia kehamilan 6 – 8 bulan, tambahkan 2 minggu
    • Untuk usia kehamilan 9 – 10 bulan, tambahkan 3 minggu
  • Pada contoh di atas, awalnya didapatkan 3 bulan 20 hari, berarti ambil faktor koreksi usia kehamilan 3 – 5 bulan yaitu harus ditambahkan 1 minggu. Sehingga 14 – 15 minggu + 1 minggu menjadi 15 – 16 minggu. Umur kehamilan adalah antara 15 minggu hingga 16 minggu.

Selain itu anda juga dapat memperkirakan bagaiman kondisi janin anda dan menghitung tanggal lahir bayi dengan cara menggunakan Aplikasi kalkulator kehamilan yang telah dibuat oleh Rahma handoko, former owner of ibuhamil.com dibawah ini dengan cara “Klik pada area lingkaran, kemudian gerakkan mouse agar dapat memutar lingkaran yang sesuai dengan kondisi kehamilan anda”

Fasilitas seperti ini  hanya dapat memberikan gambaran dari perhitungan  yang standar untuk bisa menentukan usia kehamilan. Apabila anda menginginkan perhitungan yang lebih detail dan akurat, anda dapat mengkonsultasikan sendiri dengan dokter kandungan anda.

Source:

cara menghitung kehamilan